Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Khasanah
"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi"

Mengapa Kebaikanmu Tak Dihargai? Renungkan dengan Hati dan Ingatlah Allah

Oleh : Meylina Hidayanti Pernahkah kamu merasa bahwa segala kebaikanmu tak pernah dihargai? Di saat kita berusaha membantu, memberi, dan beramal, kamu malah mendapatkan perlakuan yang tak sepadan. Rasa kecewa dan sedih mungkin menyelimuti hatimu. Namun, sebelum larut dalam kesedihan, cobalah renungkan lebih dalam pada hati. Sudahkah kita hadirkan Allah dalam setiap aktivitas? Apakah kita melakukan kebaikan tersebut dengan ikhlas dan semata-mata karena Allah? Allah Dulu, Allah Terus, Allah Lagi Menjadikan Allah sebagai landasan utama dalam setiap tindakan adalah kunci kebahagiaan dan ketenangan hati. Ketika kamu melakukan segala sesuatu karena Allah, bukan karena manusia, beban di hatimu akan terasa lebih ringan. Tinggalkan Ego dan Fokus pada Kebaikan Seringkali rasa kecewa dan sedih muncul karena kita terpaku pada penilaian manusia. Kita mengharapkan balasan atas kebaikan yang kita lakukan. Hal ini dapat menumbuhkan rasa ego dan kesombongan dalam diri. Oleh karena itu, penting untuk me...

Biografi Ibn Kathir al-Jalalain : Menelusuri Jejak Ulama Besar

Oleh : Meylina Hidayanti Ibn Kathir al-Jalalain adalah seorang ulama besar dalam sejarah Islam yang dikenal karena karyanya yang monumental dalam bidang tafsir Al-Qur'an dan sejarah Islam. Lahir pada tahun 701 Hijriah (1301 Masehi) di kota Bosra, Suriah, Ibn Kathir tumbuh dalam lingkungan yang kaya akan ilmu pengetahuan dan budaya Islam. Ayahnya adalah seorang yang berilmu dan telah memberikan pendidikan yang sangat baik kepada Ibn Kathir sejak dini. Kehidupan Awal dan Pendidikan Dari usia muda, Ibn Kathir menunjukkan bakat luar biasa dalam memahami dan menghafal Al-Qur'an. Ia memperoleh pendidikan awalnya di kota kelahirannya, kemudian melanjutkan studinya di Damaskus, sebuah pusat ilmu pengetahuan Islam yang terkenal pada saat itu. Di sana, ia belajar di bawah bimbingan beberapa ulama terkemuka pada masanya. Karya-karya dan Kontribusi Ibn Kathir dikenal karena karyanya yang monumental, terutama dalam bidang tafsir Al-Qur'an. Karyanya yang paling terkenal adalah "Tafs...

Ketegaran dan Kesabaran Asiyah Istri Fir'aun: Teladan Iman dan Keteguhan

Asiyah istri Fir'aun, seorang wanita yang namanya terukir dalam sejarah Islam sebagai teladan iman dan keteguhan. Di tengah kezaliman dan kesyirikan suaminya, Fir'aun, Asiyah teguh memegang pendiriannya untuk beriman kepada Allah SWT. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk senantiasa teguh pada keyakinan dan sabar dalam menghadapi ujian. Asiyah binti Muzahim, nama aslinya, adalah seorang wanita bangsawan Mesir yang memiliki kedudukan tinggi dan disegani. Ia dikenal karena kecantikannya, kecerdasannya, dan ketakwaannya. Ketika Fir'aun, raja Mesir yang zalim dan kejam, mencarinya sebagai istri, Asiyah awalnya menolak karena kekejaman dan kesyirikan Fir'aun. Namun, atas nasihat ayahnya, ia akhirnya menerima pernikahan tersebut. Meskipun menikah dengan Fir'aun, Asiyah tidak pernah terpengaruh oleh kesyirikan dan kekejamannya. Ia tetap teguh pada keyakinannya kepada Allah SWT dan diam-diam menyembah-Nya. Ketika Fir'aun menyatakan dirinya sebagai tuhan...

Isra' Mi'raj : Perjalanan Malam yang Mengagumkan

Isra' Mi'raj merupakan peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam yang menggambarkan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini terjadi pada malam yang dikenal sebagai "Lailatul Mi'raj" atau malam perjalanan. Isra' Mi'raj terdiri dari dua bagian penting, yaitu Isra', perjalanan malam dari Mekah ke Yerusalem, dan Mi'raj, perjalanan dari Yerusalem ke langit. Perjalanan Isra' dimulai ketika Malaikat Jibril membawa Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Ini adalah peristiwa yang menakjubkan, menunjukkan kekuatan dan keajaiban Allah. Selama perjalanan ini, Nabi Muhammad diuji dengan berbagai cobaan dan mukjizat, menegaskan keberanian dan ketabahan beliau sebagai rasul. Setibanya di Masjid Al-Aqsa, Nabi Muhammad melakukan shalat bersama para nabi dan rasul yang telah wafat sebelumnya. Ini mencerminkan persatuan umat manusia di bawah satu Tuhan. Selanjutnya, Mi'raj menggambarkan perjalanan Nabi Muha...

Pentingnya Menuntut Ilmu Berdasarkan Al-Quran dan Hadits

Oleh : Meylina Hidayanti Pendidikan dan pengetahuan memiliki peran sentral dalam ajaran Islam, tercermin dalam berbagai hadits dan ayat Al-Quran yang menekankan pentingnya menuntut ilmu. Dalam pandangan Islam, ilmu pengetahuan bukan hanya sekadar pembelajaran, tetapi juga suatu bentuk ibadah dan jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Berikut adalah paparan tentang pentingnya menuntut ilmu berdasarkan hadits dan ayat Al-Quran. 1. Perintah Menuntut Ilmu dalam Al-Quran Ayat-ayat Al-Quran memberikan dorongan besar untuk mengejar ilmu pengetahuan. Salah satu ayat yang sering disebut adalah dalam Surah Al-Mujadila (58:11): "Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan "Berdirilah kamu", maka berdirilah niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan...

Kisah Sahabat Nabi : Abu Mihjan dan Hikmah yang Menginspirasi

Oleh : Meylina Hidayanti Sahabat-sahabat Nabi merupakan sosok yang memegang peranan penting dalam sejarah Islam. Salah satu dari mereka adalah Abu Mihjan, yang memiliki kisah menarik dan penuh hikmah. Mari kita telusuri perjalanan hidupnya dan sejumlah pelajaran berharga yang dapat diambil dari kisah sahabat Nabi ini. Abu Mihjan : Pengabdian dan Perjuangan Abu Mihjan bin Uqbah adalah seorang sahabat Nabi yang hidup pada masa Rasulullah SAW. Ia terkenal karena keberaniannya dalam menyatakan keislamannya di tengah-tengah tantangan dan kesulitan. Sebelumnya, Abu Mihjan adalah seorang pemabuk yang terjerumus dalam kehidupan yang jauh dari ajaran Islam. Namun, dengan petunjuk dan doa Rasulullah, Abu Mihjan mengalami transformasi besar dalam hidupnya. Ia meninggalkan kebiasaan buruknya dan memilih jalan kebenaran. Perubahan ini tidak hanya menciptakan perubahan dalam dirinya, tetapi juga memberikan inspirasi kepada banyak orang di sekitarnya. Abu Mihjan : Keberanian di Tengah Tan...

Bersegeralah Sebelum Pintu itu Tertutup

  Oleh : Meylina Hidayanti “Tidaklah seorang muslim yang memiliki kedua orang tua, kemudian pada waktu pagi ia lakukan kebaikan kepada keduanya, kecuali Allah akan bukakan untuknya dua pintu surga. Dan ketika sore hari ia masih melakukan kebaikan kepada kedua orang tuanya, kecuali Allah bukakan lagi untuknya dua buah pintu surga”   [ HR. Al Baihaqi ] Di Yaman, pada zaman Nabi Muhammad SAW, terdapat seorang pemuda yatim, yang tak punya sanak famil i kecuali hanya ibunya yang telah tua renta, lumpuh dan dengan penglihatan yang telah kabur. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia bekerja sebagai penggembala domba. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama sang ibu, dan jika terdapat kelebihan rezeki, ia gunakan untuk membantu tetangganya yang kekurangan. Dia seorang pemuda dengan penampilan cukup tampan, bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, kulitnya kemerah-merahan.Pakaiannya hanya dua helai sudah kusut, yang satu untuk penu...

Kesantunan Intuisi dalam Berbahasa

  Oleh : Meylina Hidayanti “Ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw, ‘Siapakah seorang muslim yang baik?’,Beliau menjawab, ‘seseorang yang orang-orang muslim yang lain selamat dari gangguan lisan dan tangannya”’ (HR. Muslim no.64) Diriwayat oleh Ibnu Ishaq bahwa begitu keras usaha kaum musyrik untuk mencegah kaum muslim untuk  berhijrah ke Habasyah. Amr bin Al Ash dan Abdullah bin Abu Rabi’ah sebagai utusan kaum musyrik kala itu membawa berbagai macam hadiah untuk dipersembahkan kepada Raja Najasyi melalui para uskup. Amr bin Al Ash dan Abdullah bin Abu Rabi’ah mengajukan beberapa alasan agar mereka mengusir kaum muslimin dari sana. Setelah para uskup menyetujui, para uskup menemui Raja Najasyi seraya berkata,  “Wahai Tuan Raja, sesungguhnya ada beberapa orang bodoh yang telah menyusup ke negeri tuan. Mereka datang sambil membawa agama baru yang mereka ciptakan sendiri. Kami tidak mengetahuinya secara persis, sebagaimana tuan. Kami diutus para pembesar kaum m...

Ikhtiar sederhana meraih ampunanNya

Gambar diambil dari Pixabay.com Dari Anas bin Malik ra, berkata, Rasulullah saw bersabda : "Seluruh Bani Adam (Manusia) banyak melakukan kesalahan (dosa), dan sebaik-baik manusia yang banyak kesalahannya (dosanya) adalah yang banyak bertaubat" HR. At Tirmidzi : 2499) "Wahai hamba-hambaku, sesungguhnya kalian berbuat salah pada malam dansiang, dan Aku mengampuni semua dosa, maka  minta ampunlah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni kalian " (HR. Muslim) Terdapat satu do'a sederhana, jika kita mengamalkannya, akan mendatangkan ampunan dari Nya. Do'a tersebut dibaca setelah kita selesai membaca tasyahud seusai shalat.   Telah menceritakan kepada kami  Abdullah bin 'Amru Abu Ma'mar telah menceritakan kepada kami Abdul Warits telah menceritakan kepada kami Al Husain Al Mu'allim dari Abdullah bin Buraidah dari Handlalah bin Ali bahwa Mihjan bin Al Adra' telah menceritakan kepadanya, katanya Mihjan; "Rasulullah shallallahu ...

Pesan Malaikat Jibril yang Terlupakan

  Gambar : pixabay.com Oleh : Meylina Hidayanti, S.E Rasulullah saw bersabda, ''Jibril selalu mewasiatkan kepadaku tentang tetangga sampai aku menyangka bahwa ia akan mewarisinya'' [ HR Bukhari-Muslim ] Di Kufah, Abu Hanifah memiliki seorang tetangga tukang sepatu. Sepanjang hari bekerja, menjelang malam ia baru pulang ke rumah. Biasanya ia membawa oleh-oleh berupa daging untuk dimasak atau seekor ikan besar untuk dibakar. Selesai makan, ia minum-minum seraya bernyanyi-nyanyi dan berhenti jauh malam setelah ia merasa mengantuk sekali, kemudian tertidur pulas.  Abu Hanifah yang telah terbiasa melaksanakan shalat sepanjang malam, tentu saja merasa terganggu oleh suara nyanyian tukang sepatu tersebut. Namun, ia  diam saja. Pada suatu malam, Abu Hanifah tidak mendengar tetangganya itu bernyanyi-nyanyi seperti biasanya. Sesaat ia keluar untuk mencari kabarnya, ternyata menurut keterangan tetangga lain, ia baru saja ditangkap polisi dan ditahan.  Seusai shalat subuh, Abu H...