Oleh : Meylina Hidayanti “Dan kami jadikan sebagian kamu cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar?...” [QS. Al Furqaan : 20] Kisah berawal seusai perang dengan Bani Mushtaliq, pada bulan Sya’ban 5 H. Peperangan ini diikuti oleh kaum munafik, dan turut serta ummul mukminin, ‘Aisyah bersama Nabi berdasarkan undian yang diadakan antara istri-istri beliau. Dalam perjalanan mereka kembali dari peperangan, mereka berhenti pada suatu tempat, dikarenakan suatu keperluan, ‘Aisyah keluar dari sekedupnya (tandu yang diberi hijab) dan kemudian kembali.Tiba-tiba dia merasa kalungnya hilang, dia pun pergi lagi mencarinya. Namun kepergianya kali ini tidak disadari oleh siapapun, sehingga rombongan berangkat dengan dugaan bahwa ‘Aisyah masih ada dalam sekedup. Setelah ‘Aisyah mengetahui sekedupnya telah berangkat, dia kemudian duduk di tempatnya dan mengharapkan sekedup tersebut kembali datang untuk menjemputnya.Berselang beberapa waktu, lewatlah seoran...
Media Edukasi dan Informasi Online