Oleh : Meylina Hidayanti “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karunikanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi(karunia)” [QS. Ali Imran:8] Pada suatu malam, dalam mimpinya nabi Ibrahim a.s mendapatkan perintah Allah swt untuk menyembelih putranya yang bernama ismail, sebagaimana terdapat dalam QS. Ash Shaffat:102, “Maka tatkala anak itu sampai pada(umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata, ’Hai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, maka fikirkanlah apa pendapatmu..’ ” . Tentulah hal ini merupakan suatu hal yang berat, karena kehadiran Ismail merupakan penantian panjang nabi Ibrahim a.s dan Siti Hajar. Maka berbincanglah nabi Ibrahim a.s, Siti Hajar dan Ismail. Siti Hajar berkata, “Mungkin mimpimu hanya mainan tidur saja, tetapi jikalau mimpi tersebut merupakan wahyu, maka wajiblah ditu...
Media Edukasi dan Informasi Online