Langsung ke konten utama
"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi"

Memahami Keragaman Sosial Budaya di Masyarakat [Materi Ilmu Pengetahuan Sosial kelas VII, Kurikulum Merdeka]



Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang tinggi, kita harus bangga karena kekayaan budaya tersebut dapat hidup rukun dan berdampingan. Konsep keragaman budaya juga mencakup barang-barang yang dihasilkan oleh kelompok kebudayaan tersebut, seperti busur dan anak panah, alat bajak sawah, kitab hukum adat, dan rumah adat. Budaya dapat dianggap sebagai serangkaian rancangan untuk bertahan hidup, alat dari praktik, pengetahuan, dan simbol yang diperoleh melalui pembelajaran, bukan oleh naluri, yang memungkinkan orang untuk hidup dalam masyarakat. Dapat disimpulkan, masyarakat merupakan sekumpulan individu yang saling berbagi serta berinteraksi dalam sebuah kebudayaan yang sama.

Apa Itu Keragaman Sosial Budaya?

Keragaman sosial budaya merupakan salah satu ciri khas yang melekat pada masyarakat. Keragaman sosial budaya merujuk pada perbedaan-perbedaan yang ada dalam kehidupan masyarakat, baik dalam hal budaya, adat istiadat, agama, bahasa, maupun latar belakang etnis. Setiap masyarakat memiliki keberagaman yang unik, yang membentuk identitas dan karakter mereka.

1. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SOSIAL BUDAYA
  • Pengaruh Faktor Geografis
Indonesia secara geografis terletak di persilangan antara Benua Asia dan Australia, serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Kondisi strategis inilah yang menyebabkan Indonesia banyak dilalui bangsa asing yang melintasi Selat Malaka sebagai penghubung antara belahan bumi bagian barat dan timur pada saat itu. Banyaknya bangsa asing yang bertemu dengan penduduk Nusantara, meningkatkan peluang terjadinya pertukaran kebudayaan secara tidak langsung, sehingga budaya Indonesia dipengaruhi oleh ragam kebudayaan Hindu-Buddha, Islam, Tionghoa, dan Eropa.

Interaksi antara warga asing dan penduduk asli pada masa lalu memberikan pengaruh besar terhadap kebudayaan. Akulturasi berupa percampuran kebudayaan asing dengan kebudayaan asli Indonesia dengan tidak menghilangkan unsur kebudayaan asli membuat kebudayaan Indonesia semakin beragam. Akibat dari akulturasi tersebut menimbulkan terbentuknya ras, kepercayaan, dan agama yang berbeda-beda di Indonesia
  • Pengaruh Iklim
Indonesia diwarnai oleh iklim mikro (kecil) yang amat beragam. Dalam sebuah ruang wilayah yang sempit, perbedaan ketinggian tempat dapat menghasilkan perbedaan suhu yang signifikan. Perbedaan antara satu wilayah dengan wilayah lain inilah menyebabkan perbedaan pola perilaku yang berbeda, mulai dari bahasa hingga ke sistem mata pencarian hidup dan sistem ekonomi.

Suhu yang dingin akan selaras dengan pakaian tradisional berlengan panjang. Masyarakat pesisir memiliki upacara adat sedekah laut yang merupakan wujud terima kasih atas tangkapan ikan yang mereka peroleh selama satu tahun. Perbedaan suhu membuat sistem pertanian di dataran rendah dan dataran tinggi tidak sama. Bermukim di pedalaman hutan juga akan menimbulkan perbedaan yang mencolok pada bentuk rumah adat.

Gambar di atas menunjukkan perbandingan antara pakaian adat suku Dayak Iban di pedalaman hutan di Kalimantan yang cenderung bersuhu tinggi dan pakaian adat suku Bugis di pesisir Sulawesi yang suhunya cenderung dingin
  • Pengaruh Isolasi Geografis
Indonesia adalah negara kepulauan, secara fisik setiap pulau dipisahkan oleh lautan. Dulunya, leluhur bangsa Indonesia datang dari Yunan (Tiongkok bagian selatan), kemudian secara berkelompok mereka datang ke Nusantara, menyebar dan bermukim di pulau-pulau besar maupun kepulauan di seluruh penjuru Nusantara.

Akibat dari hal tersebut, akhirnya kelompok mengembangkan kebudayaan masing-masing sesuai keadaan lingkungan sekitar tempat tinggal mereka, sesuai kebutuhan mereka untuk bertahan hidup yang berbeda satu sama lain

2. JENIS KERAGAMAN BUDAYA

Sebagai bangsa yang majemuk, Indonesia tersusun atas beragam kebudayaan. Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020, keseluruhan suku bangsa yang terdapat di Indonesia mencapai 714 suku bangsa. Keberagaman budaya atau pluralitas ini dibangun karena adanya berbagai kebudayaan lokal. Terdapat 6.000 bahasa etnik di dunia dan 1.200 bahasa etnik/daerah tersebut dapat ditemukan di Indonesia. Dari 1.200 bahasa tersebut, 33% merupakan bahasa Papua dan sisanya terbagi menjadi bahasa Austronesia yang tersebar di ribuan pulau di Indonesia.

Keragaman budaya merupakan kekayaan bangsa yang perlu kita lestarikan. Tidak hanya untuk kegiatan pariwisata, tetapi pelestarian budaya juga perlu dilakukan untuk kepentingan generasi penerus bangsa agar tidak kehilangan jati diri kebudayaannya. 

Dalam sebuah kebudayaan terdapat unsur-unsur budaya universal. Kluckhon, dalam karyanya Universal Categories of Culture, membagi sistem budaya universal tersebut ke dalam tujuh unsur kebudayaan :
  • Bahasa
  • Sistem pengetahuan
  • Sistem organisasi kemasyarakatan
  • Sistem peralatan hidup dan teknologi
  • Sistem mata pencarian hidup dan sistem ekonomi
  • Sistem religi
  • Kesenian




Komentar

Popular Posts

SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DAN MITIGASI BENCANA

Dalam capaian pembelajaran fase D terbaru 2024 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) terdapat materi tentang pengenalan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Mitigasi Bencana. Dalam materi tersebut, diharapkan siswa memahami upaya bencana untuk menunjang Sustainable Development Goals (SDGs) dalam konteks lokal, regional maupun global. Berikut uraian materi singkat terkait : SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DAN MITIGASI BENCANA Sustainable Development Goals (SDGs) diadopsi pada tahun 2015 sebagai kelanjutan dari Millennium Development Goals (MDGs) yang berakhir pada tahun 2015. SDGs merupakan serangkaian 17 tujuan global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet, dan memastikan kesejahteraan masyarakat pada tahun 2030. Untuk mencapai tujuan tersebut, SDGs mem-petakan pembangunan berkelanjutan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Adapun 17 tujuan Sustainable Development Goals (SD...

Ikhtiar sederhana meraih ampunanNya

Gambar diambil dari Pixabay.com Dari Anas bin Malik ra, berkata, Rasulullah saw bersabda : "Seluruh Bani Adam (Manusia) banyak melakukan kesalahan (dosa), dan sebaik-baik manusia yang banyak kesalahannya (dosanya) adalah yang banyak bertaubat" HR. At Tirmidzi : 2499) "Wahai hamba-hambaku, sesungguhnya kalian berbuat salah pada malam dansiang, dan Aku mengampuni semua dosa, maka  minta ampunlah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni kalian " (HR. Muslim) Terdapat satu do'a sederhana, jika kita mengamalkannya, akan mendatangkan ampunan dari Nya. Do'a tersebut dibaca setelah kita selesai membaca tasyahud seusai shalat.   Telah menceritakan kepada kami  Abdullah bin 'Amru Abu Ma'mar telah menceritakan kepada kami Abdul Warits telah menceritakan kepada kami Al Husain Al Mu'allim dari Abdullah bin Buraidah dari Handlalah bin Ali bahwa Mihjan bin Al Adra' telah menceritakan kepadanya, katanya Mihjan; "Rasulullah shallallahu ...

Bersegeralah Sebelum Pintu itu Tertutup

  Oleh : Meylina Hidayanti “Tidaklah seorang muslim yang memiliki kedua orang tua, kemudian pada waktu pagi ia lakukan kebaikan kepada keduanya, kecuali Allah akan bukakan untuknya dua pintu surga. Dan ketika sore hari ia masih melakukan kebaikan kepada kedua orang tuanya, kecuali Allah bukakan lagi untuknya dua buah pintu surga”   [ HR. Al Baihaqi ] Di Yaman, pada zaman Nabi Muhammad SAW, terdapat seorang pemuda yatim, yang tak punya sanak famil i kecuali hanya ibunya yang telah tua renta, lumpuh dan dengan penglihatan yang telah kabur. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia bekerja sebagai penggembala domba. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama sang ibu, dan jika terdapat kelebihan rezeki, ia gunakan untuk membantu tetangganya yang kekurangan. Dia seorang pemuda dengan penampilan cukup tampan, bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, kulitnya kemerah-merahan.Pakaiannya hanya dua helai sudah kusut, yang satu untuk penu...