Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Edupedia
"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi"

Belajar Berbagi Praktik Baik : Inovasi Membuat Media Pembelajaran Buku Saku Mandiri oleh Siswa kelas IX SMP IT Az-Zahra Sragen dalam Pembelajaran IPS Materi Uang

Inovasi Media Pembelajaran Inovasi dalam media pembelajaran di dunia pendidikan merupakan salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan untuk menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang. Inovasi dalam memanfaatkan media pembelajaran di kelas, mampu memudahkan pembelajaran dan membangkitkan semangat siswa dalam belajar. Adapun beberapa manfaat pentingnya seorang guru dalam berinovasi dalam pemanfaatan media pembelajaran di kelas adalah : 1. Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Inovasi dalam metode dan media pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Inovasi media pembelajaran tidak hanya berbentuk e-Learning , namun pemanfaatan media interaktif lainnya juga memungkinkan proses belajar mengajar menjadi lebih menarik dan efektif. Siswa dapat belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan sesuai dengan gaya belajar mereka. 2. Mendorong Kreativitas dan Kemandirian siswa Inovasi media pembelajaran mendorong siswa untuk berpikir kreatif, inovatif dan mand...

UANG dan LEMBAGA KEUANGAN

  UANG SEJARAH UANG 1. BARTER Pada awalnya, manusia melakukan perdagangan dengan sistem barter, yaitu menukar barang atau jasa secara langsung. Misalnya, seseorang menukar gandum dengan daging. Namun, sistem ini memiliki kelemahan, seperti sulitnya menemukan orang yang memiliki barang yang diinginkan dan bersedia menukar dengan barang yang kita miliki 2. UANG BARANG Untuk mengatasi kelemahan barter, manusia mulai menggunakan barang-barang tertentu sebagai alat tukar. Barang-barang ini disebut uang barang, seperti kerang, garam, atau logam mulia. Uang barang memiliki nilai intrinsik, artinya barang tersebut memiliki nilai karena kegunaannya. 3. UANG LOGAM Seiring waktu, logam seperti emas dan perak mulai digunakan sebagai uang karena lebih tahan lama dan mudah dibawa. Logam-logam ini dicetak menjadi koin dengan berat dan nilai tertentu. Koin-koin ini menjadi alat tukar yang lebih praktis dan diterima secara luas. 4. UANG KERTAS Pada abad ke-7 di Tiongkok, uang kertas mulai digunakan...

KEARIFAN LOKAL di INDONESIA

.    Pengertian Kearifan Lokal Kearifan lokal merupakan pengetahuan, nilai, dan praktik yang berkembang di masyarakat dan diwariskan dari generasi ke generasi, secara turun menurun.   Menurut Prof. Nyoman Sirtha , bentuk-bentuk kearifan lokal dalam masyarakat dapat berupa nilai, norma, etika, kepercayaan, adat istiadat, hukum adat, dan aturan-aturan khusus. Diantara contohnya kerifan lokal di lingkungan masyarakat yaitu, tradisi gotong royong dalam membangun rumah/membersihkan lingkungan, tradisi siraman saat pernikahan.   Kearifan lokal dapat dikatakan sebagai identitas budaya yang mampu memperkuat ikatan sosial, dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Kearifan lokal juga sebagai panduan moral dan etika dalam kehidupan Masyarakat. Mengapa Kearifan Lokal dianggap penting? 1.   Pemeliharaan Identitas Budaya Kearifan lokal mencerminkan nilai-nilai, tradisi, dan sejarah suatu masyarakat. Dengan melestarikan kearifan lokal, maka identitas budaya ...

SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DAN MITIGASI BENCANA

Dalam capaian pembelajaran fase D terbaru 2024 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) terdapat materi tentang pengenalan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Mitigasi Bencana. Dalam materi tersebut, diharapkan siswa memahami upaya bencana untuk menunjang Sustainable Development Goals (SDGs) dalam konteks lokal, regional maupun global. Berikut uraian materi singkat terkait : SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DAN MITIGASI BENCANA Sustainable Development Goals (SDGs) diadopsi pada tahun 2015 sebagai kelanjutan dari Millennium Development Goals (MDGs) yang berakhir pada tahun 2015. SDGs merupakan serangkaian 17 tujuan global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet, dan memastikan kesejahteraan masyarakat pada tahun 2030. Untuk mencapai tujuan tersebut, SDGs mem-petakan pembangunan berkelanjutan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Adapun 17 tujuan Sustainable Development Goals (SD...