Langsung ke konten utama
"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi"

6 Amalan Sunnah di bulan Ramadhan yang Ringan untuk Dilakukan

 

Gambar diambil dari Pixabay.com

Oleh : Meylina Hidayanti, S.E

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan penuh berkah. Segala amalan ibadah Sunnah maupun wajib, mendapatkan pahal berlipat ganda, dibandingkan jika kita menjalankannya dibulan-bulan selain bulan Ramadhan. Berharap segala amal ibadah kita dibulan Ramadhan mampu menjadi wasilah diampunkannya segala dosa-dosa kita selama ini. Aamiin


Berikut 6 amalan Sunnah di bulan Ramadhan yang ringan untuk dilakukan :

1.  Bersahur.

Bersahur hukumnya adalah Sunnah, bukanlah wajib, namun mustajab [dianjurkan], dan bukanlah merupakan kewajiban. Sehingga jika seseorang tidak melakukan sahur, maka puasanya tetaplah sah, namun ia akan kehilangan keberkahan dalam sahur tersebut.

Bersahur merupakan berkah dan dianjurkan untuk tidak meninggalkannya, walaupun hanya meminum setenggak air, karena sahur memiliki keberkahan sendiri.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu “anhu berkata, Rasulullah saw bersabda : “Hendaklah kalian melakukan sahur, karena sesungguhnya didalam sahur ada berkahnya” [HR. Bukhari dan Muslim] 

2.  Perbanyak berinteraksi dengan Al Qur’an dan Mengkhatamkannya.

"Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadhan, dan dia (Jibril) bertadarus Al-Quran bersamanya” (H.R. Bukhari, No : 3220)

Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya AL Qur’an, maka hendaklah kita lebih memperbanyak berinteraksi dengan Al Qur’an dibanding pada bulan-bulan selain Ramadhan. Mengkhatamkan Qur’an pada bulan Ramadhan emmanglah bukan perkara yang wajib, namun alangkah lebih baik jika kita mampu mengkhatamkan Al Qur’an selama bulan Ramadhan.

“Mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan bagi orang yang berpuasa bukanlah perkara yang wajib. Akan tetapi sebaiknya seseorang memperbanyak membaca Al-Quran di bulan Ramadhan” (Majmu’ Fatawa wa Rasail 20/516) 

3.  Berbagi Buka Puasa [Ta’jil].

Berbagi makanan untuk berbuka puasa merupakan amalan Sunnah yang ringan untuk dilakukan, dena berbagi makanan untuk berbuka puasa [Ta’jil], maka kita juga mendapatkan pahala sebagaimana orang tersebut berpuasa

"Barang siapa yang memberikan makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana orang tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang itu” [HR. At Tirmidzi] 

4.  Menyegerakan Berbuka Puasa.

Rasulullah saw menganjurkan kepada kita untuk menyegerakan kita dalam berbuka. Dalam hadits Sahl bin Sa’ad ra, Rasulullahs saw bersabda : ”Manusia senantiasa berda dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka” [Muttafaqun ‘alaihi]

Rasulullah saw biasa berbuka puasa sebelum menunaikan shalat Maghrib dan bukanlah menunggu hingga shalat Maghrib selesai dikerjakan. Sebagaimana Anas bin Malik ra, berkata, “Rasulullah saw biasanya berbuka dengan ruthob (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada ruthob, maka beliau berbuka dengan tamer (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air” [HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3: 164. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih] 

5.  Perbanyaklah berdo’a dan memohon ampunan.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda, “Tiga orang yang doanya tidak tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi, Allah akan mengangkatnya di bawah naungan awan pada hari kiamat, pintu-pintu langit Akan dibukakan, seraya berfirman: Demi keagungan-Ku, really Aku akan menolongmu meski beberapa saat ”. (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Dalam Hadits tersebut memang tidak dijelaskan secara khusus, anjuran perbanyak berdoa pada saat berpuasa di bulan Ramadhan, namun saat kita berada pada bulan Ramadhan, maka dalam hadits tersebut kita berada pada posisi orang yang berpuasa sampai berbuka. Maka perbanyaklah berdo’a memohon ampunanNya. Sungguh Allah Maha Pengampun dan Penerima Taubat. ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ [Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku] 

6. Qiyam Ramadhan.

Qiyam Ramadhan merupakan ibadah sholat tarawih dan sholat malam lainnya. Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa yang salat malam pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ganjaran dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu” [HR. Bukhari No. 37, Muslim No. 759]

Sholat tarawih merupakan salah satu amalan sunnah di Bulan Ramadhan. Sholat tarawih hukumnya sunnah dan dikerjakan. Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja yang ikut shalat tarawih berjemaah bersama imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti shalat semalam suntuk.” [HR. Abu Daud dan Tirmudzi]


Allahum'lam bi shawab

Komentar

Popular Posts

SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DAN MITIGASI BENCANA

Dalam capaian pembelajaran fase D terbaru 2024 pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) terdapat materi tentang pengenalan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Mitigasi Bencana. Dalam materi tersebut, diharapkan siswa memahami upaya bencana untuk menunjang Sustainable Development Goals (SDGs) dalam konteks lokal, regional maupun global. Berikut uraian materi singkat terkait : SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DAN MITIGASI BENCANA Sustainable Development Goals (SDGs) diadopsi pada tahun 2015 sebagai kelanjutan dari Millennium Development Goals (MDGs) yang berakhir pada tahun 2015. SDGs merupakan serangkaian 17 tujuan global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertujuan untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet, dan memastikan kesejahteraan masyarakat pada tahun 2030. Untuk mencapai tujuan tersebut, SDGs mem-petakan pembangunan berkelanjutan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Adapun 17 tujuan Sustainable Development Goals (SD...

Ikhtiar sederhana meraih ampunanNya

Gambar diambil dari Pixabay.com Dari Anas bin Malik ra, berkata, Rasulullah saw bersabda : "Seluruh Bani Adam (Manusia) banyak melakukan kesalahan (dosa), dan sebaik-baik manusia yang banyak kesalahannya (dosanya) adalah yang banyak bertaubat" HR. At Tirmidzi : 2499) "Wahai hamba-hambaku, sesungguhnya kalian berbuat salah pada malam dansiang, dan Aku mengampuni semua dosa, maka  minta ampunlah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni kalian " (HR. Muslim) Terdapat satu do'a sederhana, jika kita mengamalkannya, akan mendatangkan ampunan dari Nya. Do'a tersebut dibaca setelah kita selesai membaca tasyahud seusai shalat.   Telah menceritakan kepada kami  Abdullah bin 'Amru Abu Ma'mar telah menceritakan kepada kami Abdul Warits telah menceritakan kepada kami Al Husain Al Mu'allim dari Abdullah bin Buraidah dari Handlalah bin Ali bahwa Mihjan bin Al Adra' telah menceritakan kepadanya, katanya Mihjan; "Rasulullah shallallahu ...

Bersegeralah Sebelum Pintu itu Tertutup

  Oleh : Meylina Hidayanti “Tidaklah seorang muslim yang memiliki kedua orang tua, kemudian pada waktu pagi ia lakukan kebaikan kepada keduanya, kecuali Allah akan bukakan untuknya dua pintu surga. Dan ketika sore hari ia masih melakukan kebaikan kepada kedua orang tuanya, kecuali Allah bukakan lagi untuknya dua buah pintu surga”   [ HR. Al Baihaqi ] Di Yaman, pada zaman Nabi Muhammad SAW, terdapat seorang pemuda yatim, yang tak punya sanak famil i kecuali hanya ibunya yang telah tua renta, lumpuh dan dengan penglihatan yang telah kabur. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia bekerja sebagai penggembala domba. Upah yang diterimanya hanya cukup untuk sekedar menopang kesehariannya bersama sang ibu, dan jika terdapat kelebihan rezeki, ia gunakan untuk membantu tetangganya yang kekurangan. Dia seorang pemuda dengan penampilan cukup tampan, bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, kulitnya kemerah-merahan.Pakaiannya hanya dua helai sudah kusut, yang satu untuk penu...