Bulan
Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan penuh berkah. Segala amalan ibadah Sunnah
maupun wajib, mendapatkan pahal berlipat ganda, dibandingkan jika kita
menjalankannya dibulan-bulan selain bulan Ramadhan. Berharap segala amal ibadah kita
dibulan Ramadhan mampu menjadi wasilah diampunkannya segala dosa-dosa kita
selama ini. Aamiin
Berikut 6 amalan Sunnah di bulan Ramadhan yang ringan untuk dilakukan :
1. Bersahur.
Bersahur hukumnya adalah Sunnah,
bukanlah wajib, namun mustajab [dianjurkan], dan bukanlah merupakan kewajiban. Sehingga
jika seseorang tidak melakukan sahur, maka puasanya tetaplah sah, namun ia akan
kehilangan keberkahan dalam sahur tersebut.
Bersahur merupakan berkah dan dianjurkan untuk tidak meninggalkannya, walaupun hanya meminum setenggak air, karena sahur memiliki keberkahan sendiri.
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu “anhu berkata, Rasulullah saw bersabda : “Hendaklah kalian melakukan sahur, karena sesungguhnya didalam sahur ada berkahnya” [HR. Bukhari dan Muslim]
2. Perbanyak
berinteraksi dengan Al Qur’an dan Mengkhatamkannya.
"Jibril
menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadhan, dan dia (Jibril) bertadarus
Al-Quran bersamanya” (H.R. Bukhari, No : 3220)
Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya AL Qur’an, maka hendaklah kita lebih memperbanyak berinteraksi dengan Al Qur’an dibanding pada bulan-bulan selain Ramadhan. Mengkhatamkan Qur’an pada bulan Ramadhan emmanglah bukan perkara yang wajib, namun alangkah lebih baik jika kita mampu mengkhatamkan Al Qur’an selama bulan Ramadhan.
“Mengkhatamkan Al-Quran di bulan Ramadhan bagi orang yang berpuasa bukanlah perkara yang wajib. Akan tetapi sebaiknya seseorang memperbanyak membaca Al-Quran di bulan Ramadhan” (Majmu’ Fatawa wa Rasail 20/516)
3. Berbagi
Buka Puasa [Ta’jil].
Berbagi makanan untuk berbuka puasa
merupakan amalan Sunnah yang ringan untuk dilakukan, dena berbagi makanan untuk
berbuka puasa [Ta’jil], maka kita juga mendapatkan pahala sebagaimana orang
tersebut berpuasa
"Barang siapa yang memberikan makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana orang tersebut, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang itu” [HR. At Tirmidzi]
4. Menyegerakan
Berbuka Puasa.
Rasulullah saw menganjurkan kepada
kita untuk menyegerakan kita dalam berbuka. Dalam hadits Sahl bin Sa’ad ra,
Rasulullahs saw bersabda : ”Manusia
senantiasa berda dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka”
[Muttafaqun ‘alaihi]
Rasulullah saw biasa berbuka puasa sebelum menunaikan shalat Maghrib dan bukanlah menunggu hingga shalat Maghrib selesai dikerjakan. Sebagaimana Anas bin Malik ra, berkata, “Rasulullah saw biasanya berbuka dengan ruthob (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada ruthob, maka beliau berbuka dengan tamer (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air” [HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3: 164. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih]
5. Perbanyaklah
berdo’a dan memohon ampunan.
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw
bersabda, “Tiga orang yang doanya tidak
tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan doa
orang yang terzalimi, Allah akan mengangkatnya di bawah naungan awan pada hari
kiamat, pintu-pintu langit Akan dibukakan, seraya berfirman: Demi keagungan-Ku,
really Aku akan menolongmu meski beberapa saat ”. (HR. Tirmidzi, Ibnu
Majah, dan Ahmad)
Dalam Hadits tersebut memang tidak dijelaskan secara khusus, anjuran perbanyak berdoa pada saat berpuasa di bulan Ramadhan, namun saat kita berada pada bulan Ramadhan, maka dalam hadits tersebut kita berada pada posisi orang yang berpuasa sampai berbuka. Maka perbanyaklah berdo’a memohon ampunanNya. Sungguh Allah Maha Pengampun dan Penerima Taubat. ‘Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ [Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku]
6. Qiyam
Ramadhan.
Qiyam Ramadhan merupakan ibadah
sholat tarawih dan sholat malam lainnya. Dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah
saw bersabda: "Barangsiapa yang
salat malam pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ganjaran dari Allah,
maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu” [HR. Bukhari No. 37, Muslim No.
759]
Sholat tarawih merupakan salah satu amalan sunnah di Bulan Ramadhan. Sholat tarawih hukumnya sunnah dan dikerjakan. Rasulullah saw bersabda, “Siapa saja yang ikut shalat tarawih berjemaah bersama imam sampai selesai maka untuknya itu dicatat seperti shalat semalam suntuk.” [HR. Abu Daud dan Tirmudzi]
Allahum'lam bi shawab

Komentar
Posting Komentar
Terima kasih telah berkunjung di website kami. Salam smart dari QIFA Smart Media