Langsung ke konten utama

Postingan

"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi"

PEMILIK CAHAYA ABADI

  Oleh : Meylina Hidayanti “Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariah, ilmu yang dimanfaatkan dan doa anak yang sholeh” [HR. Muslim no. 1631] Terlahir di Bukhara 13 Syawwal 194 H dengan nama Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al Mughirah bin Bardizbah. Dia dibesarkan dalam suasana rumah tangga yang ilmiah, tenang, suci dan bersih dari barang-barang haram.   Dia  dibesarkan dalam asuhan ibundanya, karena ayahnya telah wafat disaat Abu Abdullah Muhammad masih kecil. Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin al Mughirah bin Bardizbah memiliki keunggulan kejeniusan dan kecerdasan  yang telah tampak semenjak masih kecil. Allah menganugerahkan kepadanya hati yang bersih, akal yang cerdas, pemikiran yang tajam serta daya hafalan yang sangat kuat, terutama dalam menghafal Hadis. Semenjak kecil dia senantiasa semangat dalam menggali ilmu dan mendengarkan hadits dari berbagai negeri, bahkan...